Rabu, 27 Januari 2010

KEBUDAYAAN KECAMATAN KUANTAN HILIR ( Rumah Rajo Koto Tuo)

Kuantan hilir merupakan Sebuah Kecamatan yang wilayahnya cukup luas serta memiliki penduduk yang bisa dikatakan padat. Sebahagian besar mata pencaharian pendudunya adalah Petani. Kuantan Hilir merupakan sebuah kecamatan yang memilki suatu potensi alam yang berupa Sebuah Istana sepeninglam dari kerajaan koto Rajo.
Istana ini telah mengalami renovasi tetapi kekhasannya masih terjaga sampai sekarang, misalnya : Meriam kecil, Meriam besar, dan masih banyak yang lainnya lagi.
Bergai macam peningglan dan baramg-barmg kerajan yang masih dapat dilihat sampai sekarang adalah :

ISTANA RAJOPETI TUA YANG BERADA DALAM ISTANA

MERIAM KECIL YANG DIIKATKAN DITIANG

MERIAM BESAR DIHALAM ISTANA

ISTANA KOTO RAJO KUANTAN HILIR

Sebagai warga kuansing terutama, kita harus merasa bangga karena indonesia kaya akan kebudayaan yang tak ternilai harganya, khususnya kuantan hilir (Kuansing). Semoga ini bermanfaat bagi generasi selanjutnya.

Jumat, 22 Januari 2010

KESAL

Telah beberapa tahun kulalui bersamanya,

Entah mengapa, ketika daku pulang

Perasaan dongkol itu pun muncul dari dalam hatiku

Aku tak mau bicara padanya

Padahal…….

Kadang kala aku sangat membutuhkannya

Dia mengetahui segalanya tentang diriku

Karena dialah yang merawatku

Aku telah memenanam duri dihatinya

Sampai ia bertanya pada sesuatu

Ada apa dengannya?

Kenapa dia begitu padaku katanya

Sungguh aku merasa kesal kali ini

Kepulangan yang kuharapkan kini tak seindah dulu


Oh tuhan ada apa denganku ini

Kenapa aku bersikap dingin padanya

Semoga hari ini cepat berlalu

Menghilangkan segala kesal di dada

Aku ingin kembali kehabitatku

Tapi…….

Ini memang salahnya kukira

Aku ingin dia berubah seperti yang lainnya

Terlihat terhormat dan dihormati

Tapi semua itu hanyalah impian ku belaka

Sampai kapanpun ia takkan berubah

Walaupun keadaan yang memaksa

Dan sampai kapanku aku tidak bisa merasakan yang ingin aku rasakan


Aku ingin cepat kambali

Bertemu bersama teman-temanku

Bercandaria, tertawa bersama

Walaupun ada kekecewaan di hati kami

Tapi kami tetap bisa tertawa bersama

Menutupi kekesalan yang merusak suatu bagian hati

OOOOOOOh

Aku ingin cepat kembali

#####

By : Retno Kurnia Imsany

KEBERSAMAAN ITU ABADI




Aku akan mengingat ini semua............
walaupun ku telah melupakannya..................
Aku bahagia dengan semua ini,,,,
Aku ingin ini takkan ada akhirnya.....

Hai teman,,,,,
Ingatlah semua kenangan terindah ini......
Kenangan yang akan abadi di hati kita......
Abadi untuk selamanya

I love you 4 eva

Kamis, 21 Januari 2010

GO TO TRAVELLING

Wah? asyik banget, habis Try Out langsung Go ke Pekanbaru.
Jalan-jalan ma teman-teman asyik banget?,
soal n nechkan jalan jalan yang terakhir kalinya bareng sama teman-teman.
Waktu diperjalanan ada yang mabuklah, tidurlah semuanya ada disana.

semoga,,,,,,,,.......
semuanya ini akan abadi untuk selamanya......
Walaupun diantara kami entah dimana......
hati tetap bersama......
selamanya......

I LOVE YOU ALL 4EVA

Jumat, 15 Januari 2010

CINTA TAK TERBALAS

Ingin ku memilikimu
Ingin ku mendengarmu
Dan
Ingin ku merasakan cintamu

tapi semua itu
hanya khayal waktu
Yang
Membutakan mataku
Di
tengah tengah kabut
Tipis di atas laut

Hujan cerita tentangmu
Menjadi koleksi di telingaku
Bagai alunan melodi merdu
yang
tak dapat pudar di makan waktu

Semua gambar dirimu
Menjadi bagian Wallpaper Hp-ku
yang
setia ku pandang selalu
Tanpa memperdulikan mutu

Rabu, 16 Desember 2009

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1431 H

Harapan demi harapan diberikan kepada orang yang bertakwa, semoga dengan dimulainya tahun baru Hijriah ini, diberikan kelapangan hati, Dibukakan pintu riski, dan dilindungi dari segala musibah dan marabahaya.

Oleh karena itu no_c@em mengucapkan selamat tahun baru Hijriah 1431 H.Semoga apa-apa yang tela kita lakukan untuk saat sekarang ini menjadi pelajaran bagi kita semua.

Jumat, 13 November 2009

PAHLAWANKU KEBANGGAANKU

PAHLAWANKU MASA DEPANKU



Berjuang, bertaruh, tidak memikirkan apa yang ia miliki, itulah pahlawan sejati, ia berjuang untuk membangkitkan Indonesia yang telah kelam, bersimbah darah, penuh dengan orang-orang yang tidak bisa kita balas jasa-jasanya.
Untuk itu, tas perjuanhna yang telah Beliau lakukan pada untuk kita semua maka, pada Tanggal 10 November diperingatilah hari pahlawan, orang-orang yang tidak bisa kita lihat lagi wajahnya, yang hanya kita bisa lihat hanyalah “ Nama dan Perjuangna yang telah ia lakukan untuk kita semua.
Selain itu Salah satu Pahlawan Wanita yang memunculkan Emansipasi wanita saat itu ialah R.A kartini.
C © updated 02052004


Raden Ajeng Kartini (1879-1904)
► e-ti
Nama:
Raden Ajeng Kartini
Lahir:
Jepara, Jawa Tengah, tanggal 21 April 1879
Meninggal:
Tanggal 17 September 1904, (sewaktu melahirkan putra pertamanya)

Pendidikan:
E.L.S. (Europese Lagere School), setingkat sekolah dasar
Suami:
Raden Adipati Joyodiningrat, Bupati Rembang
Prestasi:
- Mendirikan sekolah untuk wanita di Jepara
- Mendirikan sekolah untuk wanita di Rembang
Kumpulan surat-surat:
Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang).
Penghormatan:
- Gelar Pahlawan Kemerdekaan Nasional
- Hari Kelahirannya tanggal 21 April ditetapkan sebagai hari besar
Sumber:
- Album Pahlawan Bangsa Cetakan ke 18, penerbit PT Mutiara Sumber Widya
- Wajah-Wajah Nasional cetakan pertama. Karangan: Solichin Salam

Raden Ajeng Kartini (1879-1904)
Pejuang Kemajuan Wanita


Door Duistermis tox Licht, Habis Gelap Terbitlah Terang, itulah judul buku dari kumpulan surat-surat Raden Ajeng Kartini yang terkenal. Surat-surat yang dituliskan kepada sahabat-sahabatnya di negeri Belanda itu kemudian menjadi bukti betapa besarnya keinginan dari seorang Kartini untuk melepaskan kaumnya dari diskriminasi yang sudah membudaya pada zamannya.

Buku itu menjadi pedorong semangat para wanita Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya. Perjuangan Kartini tidaklah hanya tertulis di atas kertas tapi dibuktikan dengan mendirikan sekolah gratis untuk anak gadis di Jepara dan Rembang.

Upaya dari puteri seorang Bupati Jepara ini telah membuka penglihatan kaumnya di berbagai daerah lainnya. Sejak itu sekolah-sekolah wanita lahir dan bertumbuh di berbagai pelosok negeri. Wanita Indonesia pun telah lahir menjadi manusia seutuhnya.

Di era Kartini, akhir abad 19 sampai awal abad 20, wanita-wanita negeri ini belum memperoleh kebebasan dalam berbagai hal. Mereka belum diijinkan untuk memperoleh pendidikan yang tinggi seperti pria bahkan belum diijinkan menentukan jodoh/suami sendiri, dan lain sebagainya.

Kartini yang merasa tidak bebas menentukan pilihan bahkan merasa tidak mempunyai pilihan sama sekali karena dilahirkan sebagai seorang wanita, juga selalu diperlakukan beda dengan saudara maupun teman-temannya yang pria, serta perasaan iri dengan kebebasan wanita-wanita Belanda, akhirnya menumbuhkan keinginan dan tekad di hatinya untuk mengubah kebiasan kurang baik itu.

Pada saat itu, Raden Ajeng Kartini yang lahir di Jepara, Jawa Tengah pada tanggal 21 April 1879, ini sebenarnya sangat menginginkan bisa memperoleh pendidikan yang lebih tinggi, namun sebagaimana kebiasaan saat itu dia pun tidak diizinkan oleh orang tuanya.

Dia hanya sempat memperoleh pendidikan sampai E.L.S. (Europese Lagere School) atau tingkat sekolah dasar. Setamat E.L.S, Kartini pun dipingit sebagaimana kebiasaan atau adat-istiadat yang berlaku di tempat kelahirannya dimana setelah seorang wanita menamatkan sekolah di tingkat sekolah dasar, gadis tersebut harus menjalani masa pingitan sampai tiba saatnya untuk menikah.

Kamis, 29 Oktober 2009

SUMPAH PEMUDA


Sumpah Pemuda merupakan sumpah setia hasil rumusan Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda II, dibacakan pada 28 Oktober 1928. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai "Hari Sumpah Pemuda".

Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie.
Selain itu hasil rumusa yang berupa isi dari sumpah pemuda iu adalah

Sumpah Pemuda versi orisinal[2]:

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Oleh karena itu, kita sebagai siswa sekaligus pelajar indonesia diharapkan bisa menjadi yang terbaik melalui sumpah pemuda ini, dan juga bisa menjadi generasi muda yang berbakti kepada Nusa, Bangsa dan Agama. MAJU TERUS INDONESIAKU. TUMPAH DARAHKU, AKU BANGGA PADAMU.